Minggu, 13 Januari 2013

Menguap --> dapat icecream & Cinta


Nama Mona, gadis dengan badan mungil yang selalu aktif karena badanku yang ringan. Seperti biasa sepulang sekolah aku akan pergi ketempat kursus atau kumpul bersama teman ekskul. tidak akan ada hari yang senggang, seluruh hari aku penuhi dengan kegiatan. Gadis lincah yang ingin tetap modis dalam tampilannya. Rambut ikal segarnya dia gerai dengan bebas, sweter lengan panjang warna cream menutupi tubuhnya, celana jeans panjang, sepatu boats hitam, dan tas slempang besar digantungkan pada pundak. Rabu soreaku baru saja pulang setelah kumpul bersama teman satu organisasi. Karena akan ada pelaksanaan kegiatan yang sudah mendekati hari H, hari ini kami rapat secara total yang membuat lelah. Aku duduk bersandar lelah sambil menunggu bis datang di halte. Angin sejuk menemani aku menunggu bis, hingga menguap beberapa kali. Ingin rasanya tidur, aku kembali menguap dan tiba-tiba ada yang menutup  ulutku. Kaget saat aku lihat ada seorang cowok sedang memandang kearahku dan menempelkan kertas dimulutku. Aku mengambil kertasnya, ternyata kertas penutup pada icecream Cornetto Disc Chocolate. Serasa ada ssesuatu yang manis aku jilat bibirku.

letarre geteleusted - surat kekecewaan


I remember when you do like that. Yo do like that for me.
I remember when you say “Like You” . You say, just to say.
I remember when you like a good man. Relly good man?
I remember when we’re to be close. I hope, isn’t just my feel.
 I remember when you know “I Love You” and you just know.
I know we’re not meen. Just I like You and You like me.
Now, you do like that for other girl. You do like that?
Now, you say “Like You” to other girl. You say that?
Now, you be close with other girl. To be close with her?
Now, you be look good to other girl. You look good?

I don’t know, why I’m feel like this. But, don’t you know?
I feel hurt in my heart, aren’t you?
Please, don’t do like that. Don’t be close with her. Don’t be love for her.
Do you hear me? Hah,


Imgonadie,22jullies1845

Selasa, 01 Januari 2013

with them

Minggu, 30 Desember 2012. hari itu saat jam sudah menunjukan pukul 11.30 WIB, aku belum juga mandi. sejak menyelesaikan tugas-tugas sebagai "upik abu" aku bermalas-malasan sambil menonton teve. "cewek itu cantik kalo sampe siang di hari libur belum mandi"-- pendapat Yosi (PGSD '10). bersama mba yang GALAU, kepala diletakkan di bantal, kaki kanan nangkring di kaki kiri, tangan kanan pegang remot sambil pindah-pindah chanel. gak punya kegiatan, malas,bosan.
gak berapa lama datang lah seorang pangeran berkuda putih, menginfokan bawa dia akan pergi ke pantai. dengan semangat '45, aku bangun dari kegiatan bermalas dan merayu nya untuk dibolehkan ikut bergabung. gak perlu waktu lama, sebagai adik sepupu yang baik dia setuju aku ikut HAHAA
gak lupa untuk ijin ke bapak, "kalo mba kamu ikut, gak apaapa". setuju, tentu aja dong, mba juga mau ikut (karena dia juga lagi bosen ditinggal sang pacar ke jawa).

Selasa, 25 Desember 2012

jati diri?

malam natal, hujan mengguyur kemiling dengan volume sedang tapi pasti. gelap nya malam, guyuran hujan yang tak kunjung henti, dingin yang dihasilkan, malam ini terasa semakin lembab. dan tubuh ini juga mengalami kelembaban, pikiran yang tak pernah fokus, hati yang merasa kacau, badan menjadi lemah tak berarti. 
entah sejak kapan, aku merasa seperti belum mengenali diriku yang sebenarnya. aku merasa, hanya menjalani dunia yang bisa aku lalui. menjalani nya karena aku memang harus melaluinya, melaluinya karena seperti tak ada jalur lain.jalur yang bisa aku pilih, dan benar aku ingini. keinginan yang sebenarnya aku juga belum tahu.
hati ini sering mengalami ketidak cocokan dengan dunia yang sedang aku lalui. hati ini merasa kurang nyaman untuk melakukannya, hingga pikiran menyetujui apa yang diingini hati, dan tubuh ikut mendukung .
akhir - akhir ini, sering mengalami pikiran yang entah kemana. dan otak ini seperti tak ingin merasa tersiksa. masalah - masalah yang hadir tak digubris dengan baik, masalah datang hanya dipandang kosong tanpa arti. otak ini memiliki banyak pertanyaan, yang entah dimana jawabannya, entah apa akan dicari jawabannya.

Selasa, 13 November 2012

Puisi Guru SD

Aku

Aku adalah diriku
Aku melihat dengan mataku
Ku cium bunga dengan hidungku
Ku pegang buku dengan tanganku

Baju Indah menghiasi tubuhku
Sepatu lucu menemani langkahku
Aku Cinta tubuhku
Akan ku rawat agar sehat selalu



::karya 3 calon guru --> Risa, Winda dan Devi
gak sampe 5 menit, tercipta justru karena gak punya ide.
puisi untuk anak kelas 1 SD
di mata kuliah Bahasa Indonesia.


note : Bahasa Indonesia = PGSD yang selalu salah {-_-!}

Jumat, 02 November 2012

KCB - Next Part


Papaaaaaa, apa yang terjadi dengan kisah cinta anak mu belakangan ini. Kenapa seperti ini, menyedihkan. I’m unhappy, my love story is not good.gak sesuai harapan, biasanya gue pasti dapet keuntungn dari setiap hubungan. Tapi ini, yang ada gue pusing sendiri. mungkin akan lebih baik kalo gue semedi dulu, untuk menenangkan hati dan pikiran gue.
Malem minggu pertama gue sebagai orang yang tanpa pacar. Nangkring aja di rumah, bengong di depan tipi. Jam 7 malem, biasanya jam segini gue udah keliling kesana kemari bareng cewek gue atau gebetan tah minimal. Sekarang, gue cuma anteng aja di rumah.
“Bagaas!!” emak gue kaget, ngeliat gue yang nongkrong bengong dengan muka bego di depan tipi.
Gue nengok pelan ke arah emak gue, mata sayu, rambut acak – acakan, muka bengong.
“kau masih di rumah nak, gak malem mingguan rupanya?!”
Gue geleng – geleng pelan masih dengan tampang yang tadi
“eh, tumben lah. Kenapa tak ada nya cewek kah yang mau temenin kau pergi?”
Gue geleng – geleng pelan. Lagi. dengan tatapan yang sama
“aih, macam mana nya kau ini. Gak mungkin lah, kau tak ada pacar? Kau patah hati rupanya?”
Masih dengan ekspresi yang sama, gue geleng – geleng (lagi)
“ngerinya Mama liat kau macam gini, kayak mayat idup lah kau ini.  Bicara lah nak sama Mama mu ini, Mama gak suka kau yang macam ini. Bukan kau lah ini”
Emak gue mulai mendekat dan duduk di samping gue. Karena emak gue gendut, jadi sofa yang tadi nya anteng – anteng aja gue dudukin, sekarang berasa miring sebelah.

"arang"

sudah lama "arang" ini ada.

awalnya hanya lah batang kayu yang sepertinya tak berguna.
tapi, semakin lama...
batang kayu itu masuk ke dalam api yang membara.
batang kayu terus berada di dalam nya
terbakar, menjadi bara yang menyala
batang kayu yang sepertinya biasa,
mampu menahan api yang menyala
tak membuatnya langsung hilang menjadi abu

batang kayu kini menjadi "arang"
"arang" hitam kelam yang rapuh